"Antoon!" ada teriakan di mimpi gue (sepertinya mengenali betul suara itu)
Auch ! Sakit bener kepala gue di lempar spidol sama guru gue, padahal lagi asik-asiknya mimpi di siang bolong (oh ternyata emang bener itu suara guru sejarah gue)
Guru sejarah gue itu paling gak suka liat anak yang tidur saat beliau sedang mengajar, dan gue adalah salah satu siswa dari ke-42 siswa di kelas XII-social 1 yang hobinya tidur (tolong jangan di contoh).
"Bapak sudah berulang kali peringatkan kamu untuk tidak tidur pada saat saya mengajar! kenapa masih saja kamu lakukan?!" bentak guru sejarah gue sambil geleng-geleng.
"anu pak saya semalam kerjain tugas matematika jadi sekarang saya mengantuk" saut gue (bohong padahal haha).
"oh gitu, baiklah Bapak masih tolerir untuk sekarang, tapi sampai terulang lagi Bapak akan hukum kamu!" jawabnya sambil melototin gue,
"iya pak saya janji" saut lagi.
"lo si ton kebo banget tidur mulu untung gak di hukum lo" ledek temen sebangku gue.
"hahaha namanya hobi mau di bilang apa" saut gue sambil ketawa-ketiwi.
Kriiing ! bunyi bel pergantian belajar.
Guru matematika masuk kelas, guru yang satu ini beda 200% sama guru yang tadi, kalau yang ini dia mirip sama gue hobinya tidur tidur dan tidur hahaha (selalu makan gaji buta). Tapi bedanya dia udah keterlaluan penyakit tidurnya, sampai-sampai waktu itu ia pernah tidur berdiri bersandar di papan tulis. Anak-anak kelas gue doyan banget kerjain guru matematika ini termasuk gue yang sering mengagetkan beliau hingga ia tersentak kaget, kasian si biar begitu beliau seorang guru.
"Selamat pagi paak !" serentak sekelas setelah di siapkan oleh ketua kelas.
"pagi anak-anak, tanpa basa-basi lagi bapak minta PR langsung di kumpulkan" sautnya dengan medok tegalnya (beliau orang jawa asli).
Tentunya kelas gue anak-anaknya pada males kerjain PR dari dia, cara mengajarnya saja gak bener guru itu, hanya beberapa saja yang kumpulkan sebagian belum mengerjakan. Untungnya guru itu berbaik hati untuk tidak marah (mungkin ia sadar cara ngajarnya juga gak bener). Selagi ia mengoreksi beberapa PR, anak-anak yang lain sibuk mengobrol. Tak sadar gue lihat guru itu kembali menutup matanya, sebagian dari kita iseng mengerjainya.
"Sahur ! Sahuur !" Rian teman gue yang juga hobi kerjain guru itu teriak-teriak, beliau langsung kembali mengoreksi PR nya. Anak yang lain ketawa tertatih-tatih melihat ekspresi gurunya.
"Tolong di baca-baca itu bukunya" saut guru itu menyuruh anak-anak.
"ngantuk paak !" saut gue sembari menyindirnya hahaha.
Tak lama kemudian bel pulang berbunyi, anak-anak membereskan bukunya dan bersiap untuk pulang ke rumah masing-masing.
Guru, Setiap orang boleh saja menilai guru. Namun yang jelas, peran guru tidak bisa kita abaikan begitu saja dalam kehidupan kita. Karenanya kita bisa mendapatkan ilmu, dan tumbuh lebih dewasa. Toh, kita semua adalah guru. Setidaknya guru untuk anak-anak kita, atau menjadi guru untuk diri sendiri. Jadi, hormatilah mereka !
#ThemeSong Benyamin S - I'm Teacher
Auch ! Sakit bener kepala gue di lempar spidol sama guru gue, padahal lagi asik-asiknya mimpi di siang bolong (oh ternyata emang bener itu suara guru sejarah gue)
Guru sejarah gue itu paling gak suka liat anak yang tidur saat beliau sedang mengajar, dan gue adalah salah satu siswa dari ke-42 siswa di kelas XII-social 1 yang hobinya tidur (tolong jangan di contoh).
"Bapak sudah berulang kali peringatkan kamu untuk tidak tidur pada saat saya mengajar! kenapa masih saja kamu lakukan?!" bentak guru sejarah gue sambil geleng-geleng.
"anu pak saya semalam kerjain tugas matematika jadi sekarang saya mengantuk" saut gue (bohong padahal haha).
"oh gitu, baiklah Bapak masih tolerir untuk sekarang, tapi sampai terulang lagi Bapak akan hukum kamu!" jawabnya sambil melototin gue,
"iya pak saya janji" saut lagi.
"lo si ton kebo banget tidur mulu untung gak di hukum lo" ledek temen sebangku gue.
"hahaha namanya hobi mau di bilang apa" saut gue sambil ketawa-ketiwi.
Kriiing ! bunyi bel pergantian belajar.
Guru matematika masuk kelas, guru yang satu ini beda 200% sama guru yang tadi, kalau yang ini dia mirip sama gue hobinya tidur tidur dan tidur hahaha (selalu makan gaji buta). Tapi bedanya dia udah keterlaluan penyakit tidurnya, sampai-sampai waktu itu ia pernah tidur berdiri bersandar di papan tulis. Anak-anak kelas gue doyan banget kerjain guru matematika ini termasuk gue yang sering mengagetkan beliau hingga ia tersentak kaget, kasian si biar begitu beliau seorang guru.
"Selamat pagi paak !" serentak sekelas setelah di siapkan oleh ketua kelas.
"pagi anak-anak, tanpa basa-basi lagi bapak minta PR langsung di kumpulkan" sautnya dengan medok tegalnya (beliau orang jawa asli).
Tentunya kelas gue anak-anaknya pada males kerjain PR dari dia, cara mengajarnya saja gak bener guru itu, hanya beberapa saja yang kumpulkan sebagian belum mengerjakan. Untungnya guru itu berbaik hati untuk tidak marah (mungkin ia sadar cara ngajarnya juga gak bener). Selagi ia mengoreksi beberapa PR, anak-anak yang lain sibuk mengobrol. Tak sadar gue lihat guru itu kembali menutup matanya, sebagian dari kita iseng mengerjainya.
"Sahur ! Sahuur !" Rian teman gue yang juga hobi kerjain guru itu teriak-teriak, beliau langsung kembali mengoreksi PR nya. Anak yang lain ketawa tertatih-tatih melihat ekspresi gurunya.
"Tolong di baca-baca itu bukunya" saut guru itu menyuruh anak-anak.
"ngantuk paak !" saut gue sembari menyindirnya hahaha.
Tak lama kemudian bel pulang berbunyi, anak-anak membereskan bukunya dan bersiap untuk pulang ke rumah masing-masing.
Guru, Setiap orang boleh saja menilai guru. Namun yang jelas, peran guru tidak bisa kita abaikan begitu saja dalam kehidupan kita. Karenanya kita bisa mendapatkan ilmu, dan tumbuh lebih dewasa. Toh, kita semua adalah guru. Setidaknya guru untuk anak-anak kita, atau menjadi guru untuk diri sendiri. Jadi, hormatilah mereka !
#ThemeSong Benyamin S - I'm Teacher
Tidak ada komentar:
Posting Komentar